Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung Tahun 2025

Selasa, 23 Jun 2026

Dinkesta-Profil Kesehatan ini merupakan salah satu bentuk penyajian data dan informasi kesehatan yang dikumpulkan dari berbagai sistem pencatatan dan pelaporan yang diterbitkan tiap tahun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung sebagai salah satu wujud nyata dari upaya pemantapan dan pengembangan di bidang Sistem Informasi Kesehatan (SIK).

Profil Kesehatan Kabupaten Tulungagung diharapkan  dapat menjadi salah satu acuan para perencana program, pelaksana program serta pengambil keputusan dalam menjalankan tugas, serta salah satu sarana evaluasi pembangunan kesehatan. Untuk menjamin kualitas data dan informasi yang baik maka dilakukan upaya integrasi serta proses validasi data diberbagai tingkatan. 
Acuan penyusunan Profil Kesehatan ini didasarkan pada Surat Edaran Nomor :
HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota, yang diterbitkan oleh Sekretaris Jenderal  Kesehatan
Gambaran Umum dan Kependudukan Wilayah : Kabupaten Tulungagung memiliki luas 1.055,65 km² yang terbagi menjadi 19 kecamatan, 257 desa, dan 14 kelurahan. Jumlah penduduk mencapai 1.119.588 jiwa dengan  kepadatan 1.060,6 jiwa/km². Angka Harapan Hidup (AHH) terus meningkat menjadi 75,51 pada tahun 2025.
Sarana dan Sumber Daya Manusia Terdapat 32 Puskesmas (17 rawat inap, 15 non-rawat inap), 65 Puskesmas Pembantu, 32 Puskesmas Keliling, serta 13 Rumah Sakit.
Tenaga Kesehatan: Total SDM Kesehatan berbasis fasyankes sebanyak 7.748 orang, dengan proporsi tenaga keperawatan sebagai yang terbanyak (30,46%).
Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan: Total anggaran kesehatan sebesar Rp857,5 miliar (26,74% dari APBD kabupaten). Cakupan kepesertaan JKN mencapai 85,46% dari total penduduk.
Kesehatan Keluarga: Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat 10 kasus. Cakupan K6 (antenatal standar) mencapai 69,8%. Terdapat 75 kematian neonatal dan 98 kematian bayi. Cakupan pemberian ASI eksklusif mencapai 66,59%. Status Gizi: Persentase balita underweight sebesar 9,3% dan stunting sebesar 5%.
Pengendalian penyakit : Penemuan kasus TBC sebanyak 15.560, dengan 1.728 kasus positif. Kasus HIV positif mencapai 334 orang. Angka kesakitan (IR) DBD tercatat 39,9 per 100.000 penduduk. Pelayanan Hipertensi bagi usia >=15 tahun mencapai 99,1%, sedangkan pelayanan Diabetes Melitus mencapai 83,14%.
Kesehatan Lingkungan: Akses sanitasi layak mencapai 100%. Sebanyak 48 desa/kelurahan telah melaksanakan 5 pilar STBM. Sebanyak 79,63% sarana air minum yang diawasi memenuhi standar aman.
selengkapnya klik disini